PRIDES Subang Track Day – 19 Mei 2012


Wah, mereng-mereng ya om? Dulu nyebutnya begitu sebelom tau maksud sebenarnya, ternyata begitu ikut ternyata bukan mereng-mereng tapi yang bener itu belajar naek motor dengan baik dan benar. Yup, Sabtu, 19 Mei 2012 lalu PRIDES mengadakan kegiatan “PRIDES Subang Track Day”. Acara ini adalah untuk mengakomodir temen-temen yang pengen ngerasain sirkuit untuk cornering. Walaupun berjudul “PRIDES Subang Track Day” tapi acara ini gak hanya buat temen-temen PRIDES. Temen-temen di luar PRIDES pun dipersilakan untuk ikutan.

Reda sang penakluk tikungan.

Acara ini dihelat selama dua hari, yaitu Jumat dan Sabtu. Jumat diadakan di villa Om Dono di Lembang dan Sabtu tentu diadakan di Sirkuit Gery Mang, Subang. Jumat untuk sesi coaching dan sharing sedangkan Sabtu tentu untuk prakteknya.

Mas bAdcOp lagi memberikan sedikit penjelasan.

Kang Adie (megang janggut) lagi memberikan materi coaching.

Kenapa gak coaching pas hari Sabtu aja? Sabtu tentu ada coachingnya, tapi hanya coaching Sirkuit, sedangkan Jumat digunakan untuk coaching dan sharing yang lebih umum lagi. Apa aja isinya? Banyak, pertama adalah pemahaman soal CORNERING. Selama ini yang dipahami oleh kita-kita adalah “Cornering = Mereng-Mereng = Rebah”. Ternyata pemahaman itu menurut kang Adie, seorang penggiat COIN yang malam itu jadi instruktur, kurang tepat. Cornering adalah penyebutan lebih mudah dari Advanced Riding Techniques yang merupakan next step dari Safe Riding (CMIIW ya kang Adie). Kenapa dipilih kata Cornering? Karna kata tersebut lebih “menjual” ketimbang Advanced Riding.

Setelah membahas pemahaman Cornering, coaching dilanjutkan dengan penyampaian apa yang sebenernya menjadi tujuan Cornering. Tujuan dari Cornering adalah untuk meningkatkan skill riding kita. Skill riding di sini adalah kemampuan kita dalam memahami dan menguasai kendaraan (d.h.i. motor) serta meningkatkan kewaspadaan kita di jalan. Jadi kita yang harus mengendalikan motor, bukan motor yang mengendalikan kita.

Lalu bahasan dilanjutkan ke masalah bagaimana agar kita dapat menguasai motor. Dalam bahasan ini, yang disampaikan Kang Adie adalah cara ngerem yang bener, brake point motor, dan body position. Dibahas singkat-singkat aja ya..

Cara Ngerem

Ngerem yang bener adalah fokus di rem depan, rem belakang hanya sebagai penyeimbang. Lho, kok begitu? Jadi gini, ketika akselerasi, ban yang menjadi tumpuan adalah ban belakang, karna itu kita seperti tertarik kebelakang ketika melakukan aselerasi. Sementara ketika deselarasi, maka ban depan yang menjadi tumpuan, karna itu kita seperti terdorong ke depan ketika berdeselerasi. Nah, karna terdorong kedepan otomatis traksi terbesar adalah di ban depan. Nah, kalo ngerem malah pake rem belakang, ya buat apa, malah gak guna. Kerena itu porsi rem depan harus lebih besar.

Brake Point Motor

Brake point motor adalah titik di mana kita harus mulai mengerem/memperlambat laju motor agar mendapatkan kecepatan yang kita inginkan. Untuk mengetahui brake point motor kita, kita harus melatihnya berulang-ulang. Caranya? Gas terus rem sampe motor berhenti pada kecepatan tertentu. Nah, dari jarak itu kita akan mengetahui brake point motor yang kita tunggangi.

Body Position

Body position adalah posisi tubuh kita ketika akan menikung/berbelok. Secara garis besar, ada tiga jenis posisi yang umum digunakan. Pertama adalah hang off atau lean body, yaitu badan menggantung. Kedua adalah lean bike, yaitu motor yang di bikin miring (supermoto style). Dan ketiga adalah natural, seperti yang sehari-hari kita digunakan, yaitu motor dan badan miring.

Setelah membahas hal-hal di atas, acara dilanjutkan dengan sharing, baik sharing dari Kang Adie dan temen-temen COIN yang malem itu hadir maupun dari temen-temen PRIDES yang saat itu tampak antusias. Setelah sharing selesai, maka dilanjutkan dengan agenda istirahat karna besok pagi jam 7.30 harus take off ke Subang.

Dan inilah aksi-aksi di Subang.

Salah satu yang turun di sesi pagi, nyobain sirkuit.

Ada yang kejar-kejaran juga kayak pelem India.

Ada yang kenal gak ya ….

Setelah istirahat siang tidak lupa juga dilakukan coaching body position biar yahud. Abis itu, masuk trek lagi. Cekedot ya….

Udah berani hang off, sayang kakinya masih dilipet, terus tangannya masih nutupin ketek yang katanya bau asem.

Ini baru bener hang off-nya, mantab buat Durex (depan). Oh, iya, dia salah satu Rookie of The Day.

Semoga acara ini akan berlanjut terus. Ingat satu hal:

Bukan Seberapa Besar Tenaga Motor yang Kau Miliki, Tapi Seberapa Besar Kemampuanmu Mengendalikannya

Foto-foto diambil dari:

Thanks to:

  • Om Don yang dah ngasih tempat buat Coaching, Sharing, dan Bobo.
  • Kang Adie, Mas Lulus, Om Reda, ama Om Woko yang udah mau sharing ilmu.
  • Kang Dadang ama TERBANG yang udah nyiapin kue buat kita-kita, btw, met Ultah Ke-2 buat TERBANG, ya ….

12 thoughts on “PRIDES Subang Track Day – 19 Mei 2012

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s