Tips mudik dengan motor.

Mudik naik motor mulai dilarang, tapi sepertinya tidak ada alasan yang tepat untuk pelarangan ini. So, buat yang mau mudik pake motor, berikut ada sedikit tips buat yang bisa diaplikasikan.

  1. Service motor seminggu sebelum keberangkatan, hal ini dilakukan untuk memastikan agar kondisi kendaraan benar-benar fit ketika dikendarai. Lalu kenapa satu minggu sebelumnya? Ini untuk spare time, takutnya setelah service, ternyata masih ada yang kurang pas, kalo terlalu mepet, bisa kelabakan.
  2. Jangan lupa bawa tools dan part. Bawalah part cadangan, biasanya part ini berupa part fast moving, seperti kampas rem, tali kopling, dan tali gas. Selain part, tools juga sangat bermanfaat bila terjadi sesuatu.
  3. Jaga kondisi badan, pastikan istirahat cukup sebelum melakukan perjalanan. Selain itu, konsumsi makanan yang sehat dan jangan berlebihan.
  4. Istirahat 15 s.d. 30 menit tiap 2 s.d. 2,5 jam. Hal ini untuk mengembalika stamina dan konsentrasi kita. Jangan paksakan untuk segera sampai tujuan.
  5. Gunakan perlengkapan berkendara yang memenuhi minimal safety, seperti helm standar (SNI atau di atasnya), jaket, sarung tangan, celana panjang (jeans lebih baik), dan sepatu (menutupi mata kaki lebih baik). Kelengkapan ini juga berlaku untuk boncenger.
  6. Jangan membawa barang bawaan yang berlebihan. Boleh saja membawa kardus atau tas, tapi yang harus diingat adalah, jangan berlebihan. Untuk tas, perhatikan tali tas, jangan sampai terjuntai, karna hal ini bisa menyebabkan kecelakaan (nyangkut di kendaraan lain).
  7. Kalau ngantuk, langsung cari tempat istirahat dan tidur. Jangan paksakan hanya karena jarak tempuh yang hanya tinggal beberapa kilometer. Ingat, kecelakaan bisa terjadi kapan pun.
  8. Kelengkapan kendaraan harus lengkap dan digunakan sesuai fungsinya. Tentunya lampu utama harus dinyalakan siang dan malam, gunakan sein bila ingin mendahului atau berpindah jalur dan sebelumnya harus melihat kaca spion untuk mengetahui apakah dibelakang ada kendaraan lain atau tidak, mika lampu rem harus merah. Ingat, kelengkapan kendaraan dan warna-warna yang digunakan bukan sekedar variasi untuk mempercantik, tapi juga ada artinya.
  9. Pacu kendaraan sesuai dengan situasi jalan. Boleh saja ngebut, asal jalanan kosong dan kita bisa mengendarai (mengendalikan dan menguasai) kendaraan kita. Pelan-pelan pun bukan jaminan Anda akan selamat, karena kecepatan yang baik adalah kecepatan yang sesuai dengan kondisi jalan yang ada. Pun Anda ingin berkendara dengan pelan, pilihlah jalur kiri, karna itu adalah jalur untuk kendaraan lambat.
  10. Kelengkapan surat-surat kendaraan. Bawa serta SIM dan STNK, karena ini adalah surat-surat penting yang Anda butuhkan. Jangan sampai Anda kena tilang hanya karna tidak membawa surat-surat.

Setelah semua siap, BRANGKAT!!!

Himbauan Agar Tidak Menggunakan Sepeda Motor Ketika Mudik

Belum reda masalah wacana pelarangan sepeda motor di jalan protokol, kini ada lagi himbauan, ya cuma himbauan sih, agar tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik lebaran. Begitu di runut, alasan himbauan ini adalah karena angka kecelakaan lalu lintas sebagian besar melibatkan sepeda motor.

Mudik dengan sepeda motor (dari Kompas.com)

Ditambah lagi ada larangan dari Gubernur DKI, Fauzi Bowo. Isinya adalah melarang ibu-ibu dan anak kecil dibonceng dengan sepeda motor untuk mudik lebaran. “Jika memang ingin mudik dengan sepeda motor, sebaiknya suami atau bapaknya saja. Istri dan anaknya harus naik mobil, bus, atau angkutan lainnya yang lebih aman,” kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo(*).

Muatan yang berlebihan (dari kolomkita.detik.com)

Yup, pelarangan ini biasanya selalu didasarkan pada keselamatan, keselamatan, dan keselamatan. Lalu timbul pertanyaan, memangnya kalo mudik pake mobil gak bisa kecelakaan? Tentu saja bisa. Lalu, apa yang sebenarnya menjadi permasalahan? Tentu jawabannya mudah, sang pengendara. Apapun kendaraan yang digunakan, bila sang pengendara ugal-ugalan atau tidak mengindahkan peraturan lalu lintas, maka yang ada ya kecelakaan. Jadi jangan disangkut pautkan keselamatan dengan jenis kendaraan.

Lalu apa yang seharusnya dilakukan pemerintah? Berikan penyuluhan kepada para pengendara motor, tentu hal ini dilakukan dengan harapan agar kesadaran masyarakat tentang berkendara semakin besar, dengan demikian, angka kecelakaan di jalan bisa berkurang.

Selain itu, pemerintah juga bisa memakai solusi lain, yaitu pengadaan transportasi murah agar masyarakat yang ingin mudik bisa mudik tanpa harus naek motor yang katanya berbahaya. Karena mudik bukan cuma milik mereka yang berduit.

(*) dikutip dari: http://kolomkita.detik.com/baca/artikel/3/783/mudik_pakai_sepeda_motor_hmmm…

RaouL Resmi Menjadi Milik Ku

Hari ini mungkin hari yang bahagai buat gw. Beberapa hari yang lalu gw ulang tahun dan bersamaan dengan itu lunas lah sudah cicilan RaouL. Hari ini gw sempetin buat ngambil BPKB di Smart Mangga Besar (leasing yang gw pake). Biar gerimis mengundang, buat gw gak masalah yang penting BPKB-nya RaouL ada di tangan gw.

bpkb

cover BPKB

isi1

Daleman BPKB

Sebuah kebangganan ternyata si RaouL CBU, alias bulet-bulet dari India. Ternyata berbanding kebalik sama omongan sales-nya waktu itu, “Yang sekarang udah CKD, Pak.”

bpkb lagi

RaouL ternyata CBU

Oh, iya satu lagi, harga di faktur ternyata cuma Rp15.500.000 (lima belas juta lima ratus ribu rupiah), dan ketika itu OTR Rp20.700.000 (dua puluh juta tujuh ratus ribu rupiah). Ini bisa berarti (ini cuma kira-kira gw) untuk pengurusan STNK, BPKB, dan keuntungan penjualan dealer ngambil Rp5.200.000 (lima juta dua ratus ribu rupiah).

faktur

Eh, ada yang kelupaan, karna gw pake leasing Smart, maka ketika masih nyicil, gw dikasih satu kunci, nah kunci serepnya di taro di cabang dimana kita terdaftar, karna gw terdaftar di Tangerang, terpaksa gw musti ambil kunci serep ke Tangerang deh.

…T_T…