Servis Besar Kedua RaouL di Abbys (Part 2)


Yup, ini lah seri terakhir dari jilid “Servis Besar Kedua RaouL  di Abbys”. Di seri ini ada ungkapan kegembiraan sekaligus kesedihan. Luapan kesenangan sekaligus kegundahan. Luapan keceriaan sekaligus kemuraman. Luapan, ah, sudahlah, malah lebay jadinya.

RaouL dengan saluran buang baru, Abbys + Chuenk.

Akhirnya leher knalpot RaouL diganti dengan menggunakan leher buatan Abbys. Untuk menyambungkan ke silincer (rencana pake silincer standar) akhirnya dipilih sistem SLIP ON. Kenapa? Ada kepikiran seandainya some day bakalan mau pake silincer custom. Okelah, maka dipilihlah Chuenk Muffler untuk mengerjakannya. Setelah konsultasi agar silincer bisa dipasangkan secara sempurna ke leher dengan sistem slip on, maka akhirnya diambil keputusan untuk membobok silincer ori.

Leher buatan Abbys Bandung.

Silincer ori P200 lagi dibobok.

Sambungan slip on antara silincer dan leher. Hihihi ..., pernya baru satu.

Karena gw salah satu orang yang gak seneng knalpot bising, maka gw minta suaranya silent. Setelah dikerjakan dan akhirnya dipasang, maka meraunglah RaouL. Kalo didengerin, untuk ukuran knalpot bobokan, suara RaouL emang lebih adem dibanding seekor vixi (bobok + ganti leher) dan FU (bobok). Tapi entah kenapa, menurut gw suaranya masih kurang silent, mungkin karna gw lebih seneng suara adem kali, ya. Dan benar saja, ketika sampe rumah, istri gw kagak terlalu suka sama suara barunya RaouL, hadeh, sedihnya, dia lebih suka suara RaouL yang sebelumnya, bener-bener silent.

Next target, gimana caranya bobokan silincer bisa lebih silent lagi dari sekarang. Kalo ternyata gak bisa, terpaksa cari muffler P200 seken yang murmer buat dipasang lagi di RaouL. Yah, demi istri, gak papa lah berkorban.

Tapi kalo ngomong soal tenaga, rasa nahan yang sebelumnya gw rasain jelas-jelas udah gak ada lagi, ilang sama sekali. Dan main di RPM 4.500 s.d. 8.000 (max gw) sangat-sangat nikmat. Perpaduan yang cukup baik antara PnP + Leher dari Abbys dan bobokan silincer dari Chuenk Muffler. Sayang Jakarta padet dan tentunya itu adalah jalanan umum, jadi gak bisa nyoba performa RaouL secara maksimal. Tapi yang pasti, JOSSSSS ….

Oh, iya, ini bukan promosi Abbys dan Chuenk, ya, ini adalah review atas apa yang gw rasakan.

Ada yang kepengen?

12 thoughts on “Servis Besar Kedua RaouL di Abbys (Part 2)

  1. wabbitlover berkata:

    mending istri dibeliin headset stereo yg empuk di kuping (dipake waktu naik si Raoul), disambung ke Ipad berisi ratusan lagu2 melankolis…

  2. leher abbys + silencer ori apa tetep nahan om? ohya salken om… kita udah tatap muka di FAMGHAT batu malang, ane yg minta diajarin ngePOL krn sulitnya Registrasi… ane dr Banyuwangi.

    • aku belom nyoba, soalnya waktu mau tetep standar, katanya takut pegangan ke silincer gak kuat. jadi dibobok sekalian. tapi pengen nyoba sih pake silincer standar, ini lagi hunting silincer standar..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s