Part 2: 4 Jam Bersama Mas Londo


Setibanya di TRB jam 11.30 malem, kita cipika-cipiki dulu. Ngobrol ngalor ngidul gak jelas sambil bercengkrama dengan yang lain. Dari senengnya gw karna temen2 CY belum pada pulang, lepas kangen sama mas Bay, trus ngobrol sama Si Bas yang sekarang dah bawa CBR 250. Obrolan yang hangat walau sebentar. Seneng banget, tapi ya itu, sayang pertemuan kita malam itu singkat banget.

Bareng-bareng CY ama TRB-Londo.

Nah, menu utama di mulai. Setelah temen-temen Jogja pada pulang, sasaran gw adalah Mas Londo (sorry ya wenk eike cuekin). Ngobrol dengan beliau tentunya soal mesin-mesinan. Mulai nanya soal kualitas Pulsar sampe “formulir pendaftaran”.

Ya, malem itu sengaja gw nanya sama mas Londo tentang kualitas material Pulsar. Beliau bilang bahwa material Pulsar termasuk bagus dibanding motor merek Jepang. Awalnya beliau meragukan kualitas materialnya, tapi setelah membandingkan motor-motor yang dia garap, ternyata kualitas material memang lebih oke Pulsar. Jadi seneng deh, xixixixi ….

Trus ngomongin gimana bisa mesin modifan mas Londo bisa sesunyi itu. Beliau senyum dan memberikan penjelasan yang simple dan mudah dimengerti. Bahkan claim beliau, cam modifan ini gak akan bisa di jiplak, kalau pun bisa, suaranya tetep akan berisik. Trus, penjelasannya apa? Silahkan tanya sendiri ke Mas Londo, yang pasti ada resep rahasia sehingga camnya mas Londo gak berisik. Mmm… pantes pernah “bertapa” berbulan-bulan gak nerima modif mesin pulsar.

Nah, gara-gara ngomongin cam inilah perbincangan mulai memanas. Obrolan pun berlanjut ke peningkat performa yang PnP. Dari pendapat beliau, alat-alat itu memang menaikkan performa, namun tidak signifikan, dan saya setuju itu. Trus ngomongin oktan booster deh. Mas Londo sih tidak menyarankan, soalnya ada yang bikin kerak malah tambah keras, mending premium asli, biar berkerak tapi gak keras.

Makin malam makin asik, ya, obrolan meningkat lagi. Kali ini soal TE atau Thermal Efficiency. Intinya adalah bagaimana memanfaatkan campuran BBM dan udara di ruang bakar untuk menghasilkan tenga yang besar. Nah, caranya gimana? Kas mas Londo, banyak cara, salah satunya adalah dengan efisiensi. Maksudnya? Porting secukupnya, campuran BBM+udara secukupnya, dan nyolek cam secukupnya maka akan menghasilkan tenaga yang maksimal.

Obrolan yang tidak kalah menarik adalah bagaimana mas Londo “menghidupkan” motornya mas Yuli yang sudah teronggok tak berdaya. Motor mas Yuli ini rocker arm-nya acur, bahkan as rocker arm-nya kemakan. Disinyalir karena pake per klep yang terlalu keras, jadi rocker arm bekerja terlalu keras dan akhirnya kalah. Ini yang bikin penasaran, “Mas, bukannya banyak yang modif pake per klep lebih keras ya?” Gw nanya gitu, trus mas Londo jawab, “Sebenernya bukan yang KERAS mas, tapi KENYAL.” Nah, artinya, per klep itu bukan masalah keras atau lembek, tapi kenyal atau kagak. Dan menurut mas Londo, per klep ori Pulsar sudah cukup untuk menopang modifan dia, jadi gak perlu ganti.

Nah, setelah itu, obrolan makin gila, yaitu menceritakan pengalaman mas Yuli setelah motornya dimodif mas Londo. Ini dia racun yang mematikan. Semoga suatu saat RaouL akan kembali lagi dan bersekolah di sana. Semoga.

Tanpa terasa dah jam 4.30 pagi, akhirnya kita sudahi dulu pembicaraan ini. Dah ngantuk, dan paginya mas Londo musti ngater koleganya dari Jakarta. Maaf ya Mas bikin njenengan melek sampe jam setengah lima pagi. Setelah menghisap sebatang rokok lagi, akhirnya kembali ke peraduan. Sampai jumpa di episode selanjutnya.

12 thoughts on “Part 2: 4 Jam Bersama Mas Londo

  1. Rachovich berkata:

    pertamax mahal gan…

    hoho.. per kenyal..
    gimana kalo per klep kita direndem borax aja…
    bakso aja bisa jadi kenyal xP

  2. nambah lagi racun yg bikin aliran darah ke hasrat dan nafsu tuk sekolahin PIBO gw ….
    ohhhhh jangaaaaannnnnnnnn ……..

    jangan sampai tdk jadi😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s